Di tengah menempuh pendidikan S2, Zayden juga memegang kendali perusahaan. Sebagai putra sulung dari keluarga Jelineus, perannya sangat diperlukan. Seperti saat ini, berada di ruang kerja yang ada di Apartement pribadinya, menatap fokus pada dua layar monitor. Liar kedua mata mengamati pergerakkan grafik. Satu monitor lainnya penuh dengan beberapa halaman. Fokusnya teralih saat panggilan vidio masuk, satu kali menekan tombol seketika layar besar itu menampilkan banyak wajah pria dengan beragam usia lengkap dengan setelah formal. “Ada masalah?” tanya Zayden dingin nan datar. “Klaen dari perusahaan Welson meminta untuk bertemu langsung dengan anda Tuan,” ucap salah satu pemegang saham. “Aku tidak bisa. Batalkan saja kerja samanya!” “Tuan Ryo menyuruh anda untuk menemui,” sahut satunya l

