Delapan Belas - I Want You

1416 Words

“Ray, udah deh mending kamu pulang aja! Jangan nambahin masalah aku!” pintaku pada Rayyan. “Aku gak nambahin masalah kamu, Kya! Justru aku kesini mau melamar kamu dan meringankan beban hati kamu setelah ditinggal Kenan nikah!”  mulut Rayyan sangat enteng untuk mengatakan hal yang seharusnya tidak dia katakan. “Suruh Kenan datang kemari sekarang! Papa mau bicara sama dia!” pinta Papa dengan suara lantang. “Bukan gitu, Pa. Kenan sudah di Singapore, dia udah gak ada di Jakarta lagi.” suaraku bergetar saat memberikan jawaban pada Papa. “Maafin Papa ya, Kya! Papa gak tahu kalau Kenan sudah di Singapore. Papa gak bermaksud marah sama kamu.” kata Papa merasa bersalah.   ***   Brraakk!! Aku menggebrak meja kerja Rayyan dengan kencang. Rayyan yang tadinya sedang fokus dengan laptop di hada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD