Price Tag

1062 Words

Bali Karenina menatap Mama dengan senyum yang lebar. "Jadi, kalungnya udah ditebus, Mah?" tanyanya. Matanya berbinar, memantulkan sedikit cahaya dari jendela pagi itu. "Tadi pagi," jawab Mama singkat. "Kak Martin dapat uang dari mana?" "Bukan Martin yang menebus," sahut Mama tenang. Seketika, hawa dingin merayap di punggung Karenina. "Siapa, Mah?" suaranya tertahan, firasat buruk mulai merayap. "Miranda." Dunia Karenina runtuh saat itu juga. Wajahnya pucat pasi, bibirnya bergetar hebat. "Tante Miranda?" tanyanya dengan suara tercekat, seolah tak percaya pada pendengarannya sendiri. Mama mengangguk pelan, sementara tubuh Karenina mendadak lemas, seolah seluruh energinya terkuras habis. "Mama... kasih tahu dia...?" "Mama tidak mau membebanimu." "Ya, Tuhan... Kenapa, Mah?!" Suara K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD