KETIKA CINTA HARUS MEMILIH
Bab 1
Rindu
aku berlari masuk kamar .. pintu aku tutup , aku duduk di pinggir tempat tidur , dada terasa sesak , haruskah aku marah sama ibu , ibu telah membohongi aku , ibu mengatakan kalo yang datang , teman arisan nya , ternyata ibu Warto ,
tiba2 pintu kamarku di ketuk .. tok.. tok
.. tok .. Rindu .. buka nak !!.. ini bu Warto mau kenalan sama kamu ,
aku diam tak menyahut ,. kembali ibu memanggil ku , kali ini aku menyahut nya " ya ibu !! belum sampai pintu kamar aku buka , ibu sudah membuka duluan .. ibu menghampiriku .. dan berkata lembut ..
" ayolah nak !! keluar jangan permalukan ibu " kata ibu menghiba
" tapi bu !! Rindu tak mau nikah , !! mataku mulai berkaca2 .
" ndak nak .. hanya
saja !! rayu ibuku .
aku diam sejenak .. sambil menatap ibuku , dalam hatiku aku kasian juga ,
ibuku mengambil sisir diatas meja riasku .. dan menyisir rambutku biar kembali rapi .. dan meratakan bedak tipis kewajahku , .
aku berdiri dan keluar dari kamar di iringi ibu ..
di ruang tamu sudah duduk bu Warto , sekeluarga , dan bincang bincang sama ayah .. aku meng hampiri tamu2 itu dan satu persatu aku salami , tiba giliran aku menyalami juna .. Juna menatapku tajam , tapi aku tak berani menatapnya , . sedangkan Bima yang mau di jodohkan dengan aku memandangi aku terus tanpa berkedip ,. " huu dasar mata kranjang batinku mengumpat Bima ,
" Rindu , tolong siapkan hidangan untuk keluarga pak warto " kata ayah
" ndak usah yah , biar aku saja , Rindu biar duduk di situ , ! kata ibu sambil berlalu , .
aku hanya duduk diam , aku tak berani menatap wajah keluarga bu warto ,
ibu memasuki ruang tamu lagi sambil membawa kue2 , dan aku membantu membawakan minuman , ibu kembali duduk dekat ayah
" begini pak , bu , kedatangan kami kesini , itu ada perlunya , kami mau melamar Rindu putri bapak untuk menjadi calon istri anak ku Bima , !
kata bu warto sambil memandangku , .
aku diam aku tak berani menatap siapapun yang ada di situ ..
" oo begitu .. ya.. ya.. saya paham bu .. tapi keadaan kami juga begini lho bu .. kalo saya sih .. setuju aja " jawab ibuku sambil senyum senang .
" begini , bu warto kalo saya sih setuju aja , terserah sama Rindu nya , !! ayah ku menimpali sambil memandang aku ,
aku tetep diam , masih tetep menunduk ,
dan mempermainkan jemariku ..
" ya udah kalo nak Rindu , masih malu mengatakan, keluarga kami siap menunggu , !! begitu kan pa !! kata bu warto sambil memandang swaminya yang sejak tadi diam ,!!
pak warto mengangguk tanda setuju ..
setelah 2 keluarga saling berunding dan keluarga pak warto di persilahkan , mencicipi hidangan ala kadarnya .
sepulang keluarga pak warto , aku masih tiduran di kamar , enggan untuk keluar , kudengar ibu beres2 sambil bincang 2 sama bapak
" pak Warto itu kaya lho yah ??beruntung kita punya besan kaya , si nak Bimo orang nya juga ganteng , siapa yang nggak pingin jadi istrinya ,!!
" makanya ,.. Rindu harus mau ? kata ayah terdengar dari kamarku , yang nggak aku tutup ,
" bu mana kopinya ??
" sebentar aku buatkan ,!
" Rindu ,.. kamu nggak makan nak ?? terdengar suara ayah dari luar kamarku
aku nggak menyahut , panggilan ayah ,
aku tetep diam. tapi , pikiranku yang nggak bisa diam .
huu .. dalam hatiku " ibu sama ayah , tak mengerti siapa Bimo sebenarnya, wanita mana yang nggak di tiduri sama Bimo .. Bimo itu juga terkenal play boy .. tiap malam kerjanya di kafe melulu , peminum juga .. dulu aku pernah dengar2 dia menghamili Wati , anak seberang kampung sini , tapi mana , Bimo juga nggak tanggung jawab .. alasanya .. bukan anak dia , ..kok aku Nggak di jodohkan sama Juna adik nya aja ya !! kok harus kakak nya ,
Tiba2 ibu sudah berdiri di samping ku dan duduk ..
pelan pelan kubuka mataku , yang sejak tadi hanya tidur2 an ,
" Rindu ,, ibu mau bilang sama kamu ,??
sejak tadi , aku perhatikan kamu hanya diam saja , maksud kamu apa sih ?? seharusnya kamu ndak boleh begitu dihadapan keluarga pak Warto , kamu harus menghormati .. trus kamu harus terima pinangan Bimo itu ?
aku yang semula tiduran , aku bangun dan duduk di tempat tidur persisnya di hadapan ,
" bu "!! jawabku pelan " Rindu masih ingin bekerja , Rindu belum mau menikah ? ,
" kerja ?? emang gampang apa cari kerja ? jaman sekarang cari kerja itu susah .. apalagi kalo wanita kerja ujung ujungnya ya di dapur ! kata ibu agak meninggi .
" dah , kamu jangan mempermalukan ibu , tiga hari lagi bu warto datang ke sini .. kamu harus siap menerima pinangan Bimo ,!
mataku mulai berkaca kaca , aku hanya menunduk diam .
sifat ibu , aslinya mulai tampak , sebetulnya ibu tiriku ini sayang padaku , dia nggak pernah memperlakukan aku se mena2 , dan dia juga nggak pernah asal main perintah sama aku , tidak seperti ibu tiri dalam dongeng yang kejam terhadap anak tirinya , tapi jeleknya sifat ibu tiriku ini kalo punya kemauan apapun harus di turuti ... ya seperti ini minta aku harus menikah sama Bimo ,
" apa kurangnya Bimo Rindu ?? dia anak orang kaya ! udah mapan ,!
" tapi aku tak cinta bu ? .. mas Bimo umurnya jauh lebih tua di banding Rindu ! kataku
" kalau kau terbiasa lama2 juga cinta??
dah ibu ndak mau tau .. pokok kamu harus menerima lamaran bu Warto " kata ibu sambil meninggalkan aku sendiri ,
sejak kejadian itu , aku sering mengurung diri di kamar .. ibuku juga tak mau menyapaku .
tiba2 , ayah memanggil aku , dari kamar
ibu dengan nada cemas ,
" Rindu...tolong.., Rindu .. "!! ! !
aku kaged segera berlari keluar kamar , menuju kamar ibu ,. . aku melihat ibu berbaring lemas tak berdaya dengan wajah pucat , . badan nya menggigil . . sedangkan ayah duduk disebelah ibu sambil mengompres kepala ibu . .
" ibumu harus segera di bawa ke rumah sakit !! kata ayah
" apa lebih baik di panggilkan bu Ida saja yah !! ? biar bu ida datang ke sini ! ?
" ya udah aku aja yang manggil ke sana , kamu tunggu i ibu ya ? kata ayah sambil mengambil kunci sepeda motor dan buru2 keluar kamar .
aku keluar kamar ,menuju dapur membuatkan teh panas
aku duduk lagi di sebelah ibu ,.
" bu .. minum teh ini dulu ya bu biar badan ibu hangat .. kataku sambil mengaduk teh panas .
ibu mengangguk ..
aku sendok perlahan teh panas ku minumkan ke mulut ibu berkali2 , .
" ibu belum makan ya ??
ibu menggeleng , . kulihat mata ibu berkaca kaca ,.
" aku ambilkan ya bu . aku suapi ?
" nanti aja Rindu , jawab ibu pelan
bu Ida sudah datang dan memeriksa ibu ..
" gi mana bu ida , istri saya ?
bu ida tersenyum " bu yanti tak apa apa , cuma darah nya agak tinggi , mungkin kecapean , dan tidak boleh terlalu berfikir berat ,! dan harus makan yang banyak kata bu bidan desa .langganan kami sudah bertahun2
dan orang 2 sekitar sini kalo sakit cukup memanggil bu ida .. kalo sakitnya parah ..baru di rujuk ke rumah sakit . .
dan bu ida memberikan resep obat ..
" nanti beli di apotik ya pak ?
" ya bu .. ! makasih "? jawab Ayah sambil mengeluarkan amplop tanda terima kasih yang sudah di sediakan sejak tadi ..
dan bu ida mohon pamit .
Aku masih duduk , di kursi dekat ranjang ibu , ayah duduk di ranjang sambil mijit2 kaki ibu .
" Bu .. apa kata bu ida tadi .. kalo ibu tidak boleh memikirkan hal yang berat2 !! kata bapak
ibu menghela nafas panjang .. dan menatap aku ..
dalam hatiku aku mengerti apa yang di pikirkan ibu .. pastinya tentang lamaran bu Warto ..
" gimana aku nggak mikir yah ?? besuk bu Warto datang kesini .. menanyakan tentang lamaran !! kata ibu pelan .. dan tersirat aura kesedihan .
" gimana kamu Rindu !! ? ? kata ayah menatapku .,
aku terdiam sejenak , aku menatap ibu lagi ..
" ya .. udah bu .. kalo itu yang terbaik menurut ayah dan ibu ? kataku pelan dan menyembunyikan rasa sesak sakit di dada ..
ibu langsung bangun , dari tidur nya , dan memeluk ku ..
" Rindu .. benarkah kata2 mu ,. ?? .. kata ibu kegirangan .. dan memelukku berkali2 ..
" Rindu , ibumu benar , kita sebagai orang tua tak menginginkan anaknya hidup miskin .??
aku mengangguk pelan ..
££££££££
Decor pelaminan di hias begitu indah
berbagai macam menu sudah tertata rapi di meja prasmanan .. dan tenda berwarna putih di hiasi beraneka lampu dan bunga .. aku duduk di pelaminan bersanding dengan Bimo ..
sengaja acara ini di minta oleh keluarga bapak warto di rumahnya .. sekalian ingin mengundang teman2 bisnisnya dan keluarganya .. ibu dan Ayah ku menyetujui nya .. kalaupun harus di ramaikan di rumah mempelai pria.
suara musik terdengar yang ikut memeriah kan acara ini ... tamu dari teman mas Bimo banyak yang datang .. apalagi teman wanitanya yang cantik2
" selamat ya mas .. !! ucap seorang wanita cantik dan tak canggung2 mencium pipi mas Bimo .. dan wanita itu berbisik jelas terdengar di telingaku ..
" gak papa kamu punya istri yang penting aku tetep dapat jatah dari kamu ! katanya manja .
Mas Bimo tersenyum ..
dan wanita itu gantian menyalami aku ,
" kamu , beruntung mempunyai suami tampan kaya ..! katanya pelan tapi sinis
aku diam saja .. nggak ambil pusing dengan perkataanya itu ..!
tiba2 mas Bimo mengajak ku untuk turun dari pelaminan menemui teman2 nya .. papa dan mama mas Bimo sibuk dengan tamu2 nya sendiri .. ya aku sekarang memanggil nya mas Bimo sebab sudah sah jadi suamiku ..tangan aku di gandeng mas Bimo .. menuju teman nya yang bergerombol ..
" hemm habis ini hujan lho pak Bimo ? kata salah seorang teman mas Bimo ..
mas bimo hanya tersenyum .
malam kian larut , tamu2 .. sudah tampak berkurang , .. aku sudah kelelahan . dan Mas Bimo menyuruhku untuk istirahat kekamar .. aku melangkah menuju kamar pelaminan .. dan berpapasan dengan Juna .
aku menggaguk kan kepala ke juna .. tapi Juna diam hanya menatap ku .... aku berjalan lagi sambil mengangkat baju pengantinku yang menghalangi kakiku tiba2 up .. kakiku terjerat baju dan aku terjatuh .. dengan sigap juna menghampiriku
" kamu ndak papa,!! kata Juna
aku menggalengkan kepala .. dan juna memegang telapak kakiku di pijatnya perlahan .. aku bingung .. canggung .. kutepiskan tangan Juna .. aku berusaha berdiri .. tapi lagi2 juna dengan sigap meraih badanku .. dan membopongnya .. menuju ke kamar pengantin dan membaringkanku di tempat tidur sambil melepas sepatu pengantinku . .,dan berlalu meninggal kan ku ..untung waktu
itu tak ada siapa2 .. aku masih berbaring sambil menatap juna yang melangkah keluar ..
aku bingung di buatnya , aoa maksud Juna membopong aku sampai kekamar . harusnya dia tak melakukan hal seperti itu , sebab aku kan istri kakak nya ..
dulu sewaktu SMA .. Juna itu flamboyan nya SMA .. ganteng . kaya , siapa gadis yang gak tertarik sama Juna .. tapi Juna itu orang nya cuek sama wanita .. beda sama kakak nya . .
entah berapa lama aku teridur .. sampai gaun pengantinku belum aku lepas .. aku sedikit kaget , ketika ada yang menindih tubuhku dan mendekap wajahku .. aku melihat wajah nya lewat .. remang2 lampu kamar yang sudah diganti 5 watt .. mas Bimo .. batinku.. mau menolak pun ndak mungkin .. dia sudah sah jadi swamiku .. kalo toh aku menolak .. itupun dosa .. dengan terpaksa aku merelakan tubuhku di jamah oleh mas Bimo .. malam itu sepertinya tak ada kenikmatan buatku .. sebab ku lakukan dengan terpaksa ..
jam dinding sudah menunjukan angka 3 .. mas Bimo duduk di pinggir springbed
aku masih tiduran membelakangi mas Bimo .. mas Bimo , berbaring lagi menghadap punggungku .. sambil mengusap rambutku yang tergerai awut2 an .
" Rin .. kenapa kamu , menangis .. kamu menyesal ya melakukan ini !!
aku tak menyahut .. aku teringat kata kata perempuan yang di pelaminan tadi .. apa semua laki2 begitu .. dihadapan perempuan ..
kembali mas Bimo memeluk tubuhku dari belakang .. dan menciumi punggungku .. kembali selimut yang menutupi tubuhku disibakan .. sehingga tubuh bugilku yang belum sempat aku memakai baju kelihatan .. mas Bimo menciumi tubuhku .. menjilati bagian 2 sensitifku .. sehingga kenikmatan terengguk kembali aku hanya pasrah .!!
Di dapur .. sudah ada bibi Sum yang sedang menyiapkan sarapan .. aku ikut membantu bibi Sum .. bibi Sum melirik aku sembari tersenyum ,
" ada apa bi .. " tanyaku
" semalam non kehujanan ya .. kok sampai sekarang rambutnya masih basah " canda bibi cekikian ,
" ah bibi ada2 saja !! kataku
tersenyum.
" bik aku mau bikinkan mas Bimo teh ?!
' jangan teh non .. mas Bimo sukanya kopi susu!
aku ambil cangkir di lemari dapur . dan di bantu bibi Sum .. cara meracik kopi susu kesukaan mas Bayu.
" Non , semalam !! mas Bimo masuk kamar jam berapa ..?
" saya kurang tau bik .. sebab semalem mas bimo masuk aku sudah tidur
emang kenapa ? tanyaku sambil mengaduk kopi di cangkir .
" hmm .."!!? bibi Sum melihat sekeliling .
takut kalo ada orang mendengar ..
" ada apa bi " desakku
" semalam mas Bimo , minum banyak ,!!
kata bibi sum berbisik .
aku kaget ..
" bener bik ??
" ya .. sampai mabuk .??
tiba tiba ada swara dehem
" hmmm.. "
aku sama bibik terkejut dan menoleh kebelakang .
" hmm.. pagi mas juna !! kata bibi tergagap .. takut kalo2 perkataan tadi di dedengar mas Juna
" mas Juna mau sarapan .. tumben mas Juna bangun pagi .. mau ke kampus pagi ?? kata bik Sum
' Nggak bik .. semalem ndak bisa tidur .. bikinkan kopi susu bik !! kata Juna sambil duduk di kursi menghadap taman dapur . kursi di goyang goyangkan tapi matanya melirik ku .. aku diam saja tak berani menatap Juna ..
" lho mulai kapan .. masJuna suka kopi susu " ledek bik Sum
ah mungkin Juna nyindir aku sebab dia tau kalau aku sedang membuatkan kopi susu untuk mas Bimo.
" bentar bik aku tak , mengantar minuman ini kekamar . !! kataku sambil berlalu dari dapur ..
di dalam kamar .. mas Bimo masih tidur dan separuh badanya terbalut selimut .. yang hanya kelihatan dadanya yang bidang . aku tutup kembali pintu kamar .. pelan2 kopi aku letakkan di meja .. memang kamar mas Bimo luas ukuran 10 × 15 .. ada meja kursi menghadap ke taman . televisi berukuran 24 in menempel di dinding .. kamar mandi nya aja lux .. meja rias . .. tempat tidur yang di kelilingi kaca , bangun tidur bisa langsung melihat wajah lewat kaca .. kata mas Bimo sewaktu aku habis akad nikah .. dia bilang lebih suka banyak kaca.. lebih semangat bercinta , sambil melihat kaca ..
aku masih duduk di sofa memandang pemandangan didepan kamar.. aku teringat kata bibi sum .. kalo mas Bimo
semalam mabuk .. berarti dia berbuat padaku dalam keadaan mabuk..
rasa kecewa menyelimuti ku .. aku bangkit dari tempat duduk .. menuju meja Rias .. kusisir rambutku yang masih setengah basah .. aku beranjak mengambil kopor yang aku bawa dari rumah aku keluarkan isinya dari make up .baju .. tas.. sepatu aku tata rapih di tempatnya .. tiba2 aku melihat dari kaca rias mas Bimo bangun , masih memakai celana dalam warna putih .. mas Bimo menghampiriku yang masih duduk di kursi meja rias menghadap kaca .
mas Bimo memeluk ku dari belakang..
" aku masih menginginkan lagi sayang ?? katanya berbisik ..
" bukankah kita semalem !
belum sampai aku melanjutkan kata2 ku .. mas Bimo sudah melumat bibirku .. sampai lidah nya di masukan kemulutku .. rasanya aku pingin muntah .. tapi aku tahan .. mas Bimo mengangkat tubuhku agar aku berdiri .. dan bajuku kembali di lucuti hingga . semua terlepas tanpa sehelai baju .. kembali Mas Bimo memberikan kenikmatan padaku .. dan berakhir mandi bersama di kamar mandi .toh juga melakukan hal yang sama ..
siang itu .. aku di Panggil mertuaku bu Warto .. yang sekarang aku panggil mama .
" duduk sini cah Ayu "! kata mama
aku duduk di sebelah mama ..
" Rindu .. " besuk swami kamu , mau ada tugas di luar kota .. kira2 2 minggu . kamu tetep di sini menemani mama ..kalo toh kamu kangen sama ibumu kamu bisa suruh antar pak sopir .. ataupun , juna ..
' iya ma ?? rencana besuk kalo . mas Bima berangkat sekalian aku tak bareng mas Bima aku tak turun ke rumah ibu . kebetulan kan se jalan .. kataku
" ya boleh .. aku mau nitip juga ke ibumu ya !!
" baik ma !!
£££££¢
pagi itu udara di luar sangat segar .. kulihat matahari mengintip dari celah celah kaca jendela kamarku .. tirai jendela kamar aku buka .. aku lihat dari atas kamar ku.. orang lalu lalang .mau actifitas .. tiba2 terdengar bunyi suara ponsel mas Bima terdengar .. aku mendekati ponsel mas Bima .. pelan2 tanganku meraih ponsel itu ..
" Rindu ..?? tiba2 suara mas Bimo keluar dari kamar mandi ..
aku menoleh .. Ponsel tak jadi aku pegang .. aku berbalik ke arah lemari. mengambil kopor yang mau di bawa mas Bimo keluar kota .. aku mengambil bju. dan ku tata Rapi ..
" sesampai disana jangan lupa tlp ya mas !?
" tentu .. nanti aku kabari ? kata mas Bimo sambil memakai hem putih dan aku bantu mrngancing kan .. sesekali mas Bimo mencium pipiku .. aku mengambil dasi dan memasang nya di leher mas Bimo .. lagi2 mas Bimo tanpa segan segan menciium bibirku dan melumatnya .dan meremas2 kedua gunung kembarku hingga aku pasrah lagi .. hingga pergulatan di mulai lagi .. mungkin aku sudah mulai terbiasa .. jadi sudah mulai tak canggung lagi .. aku mulai membalas apa yang di lakukan mas Bimo terhadapku ..
mas Bimo keluar lagi dari kamar mandi .. dengan rambut basah nya ..
" berangkat jam berapa mas .. apa nggak terlambat nanti !! kataku yang masih terbaring di tempat tidur dalam keadaan belum memakai baju ,
" santai aja .. kan perusahaan sendiri
kata mas Bimo sambil memakai celana dan baju .. tanpa aku bantu sebab tubuh ku masih lemas ...
" tapi sungguh nanti sesampai di sana jangan lupa tlp aku .?
" jangan khawatir sayang kata mas Bimo sambil meremas bagian sensitif aku
aku menjerit kecil .. memang aku akui mas Bimo sangat jago memberikan kepuasan pada wanita .. makanya banyak wanita yang tergila2 pada mas Bimo .. tapi aku heran .. kenapa mas Bimo kok kuat sekali .. jangan2 ada kelainan sama mas Bimo .. ah ya ndak lah .. memang seumuran mas Bimo itu . sedang hot2 nya .
mas Bimo sudah berangkat .. mau nya tadi aku mau bareng .. tapi berhubung aku belum siap .. masih kecapean .. ya terpaksa nggak jadi bareng .. aku mau di antarkan sopir saja .
aku keluar kamar sudah rapi .. sejak aku jadi istri mas Bimo .. mas Bimo menganjurkan aku harus berpenampilan rapi .. apalagi selesai pesta pengantinku aku juga di kasih hadiah ponsel bagus seharga 14 jt .. memang benar apa yang di katakan ibu .. buat apa aku kerja kalau sudah ada yang melamar orang yang kaya .
kututup kembali kamarku . aku berjalan . menuju ruang makan mau menemui mama .. disitu sudah ada mama , papa, dan Juna .
" pagi semuanya " kataku
" yuk sarapan dulu Rindu " kata mama
" udah ma !! tadi udah sarapan sama mas Bimo "!!
"lho memang mau kemana kok dah rapi "
kata papa sambil menyruput minuman yang ada di cangkir .
" mau kerumah ibu pa ., kangen ! kataku sambil duduk di kursi yang biasa aku tempati makan kalo ada mas Bimo ..
Juna , kelihatan cuek , tanpa melihatku seperti kemarin kemarin dia asyik menikmati roti bakarnya ..
" ya udah biar di antar pak Ahmad sopir papa, " kata papa
" Bikkk .. biikk.. !! suara papa memanggil bibi
" dah bareng aku aja.. " tiba2 juna menawarkan diri sambil berdiri cuek melewati aku .aku berdiri menyalami mama . papa.. dan mama menitip kan amplop agar di berikan ibuku ..
" tiinn .. tinnn. !!! juna membunyikann klakson .tanda dia sudah siap .. aku membuka pintu mobil . aku melihat juna sudah di belakang setir .. dia tampak ganteng dengan kaca mata hitamnya .. tapi juna tetep cuek tanpa melihatku .. aku duduk di jog kursi depan .. mobil meninggalkan pintu halaman Rumah
" kamu nggak kekampus " kataku
" nggak ' katanya
" kamu libur "
" nggak , aku nunggu seseorang !
" siapa ! kataku penasaran
dia diam tak menjawab .
" kamu janjian sama seseorang .. tapi kenapa mau mengantar aku .
" kamu nggak mau aku antar "!!
" buktinya aku mau ?!!
tak terasa mobil sudah memasuki halaman rumah ku . mobil berhenti
" kapan aku harus menjemputmu !?
kata juna tanpa memandangku .. dia tetep cuek .
" nanti aku hubungi lewat hp " makasih ya !!
" makasih untuk apa " katanya lagi .. masih cuek .
aku mencoba menatap juna .
" jangan tatap aku seperti itu .. kamu istri kakaku
aku menghela nafas panjang .. kubuka pintu mobil dan keluar .. mobil meninggal kan halaman rumah .. aku memasuki rumah .. sambil teriak2 ..
" ibu .. ibuui.. ayahh.. ayahh !! teriaku sambil melangkah ke kamar ibu .. mungkin ibu ada di jamar atau di dapur .. tapi aku tak menemukanya .. aku balik kedepan .. kulihat ibu berjalan menuju pintu rumah .. aku bergegas menghampiri ibu yang sudah masuk rumah .. ibu terkejut melihat kedatanganku .. aku langsung memeluk ibu .. melampiaskan rasa kangenku ,
" ayah mana bu ? kataku sambil duduk di kursi tamu ..
" ayah mu .. masih kerja?
" kamu kesini sama siapa .. mana suamimu kok gak ikut !!
" suamiku tugas luar kota bu ?
" tapi rumah tanggamu nggak papa to ?
" nggak bu aku baik2 aja !
" aku kesini kangen sama ibu .. ayah .,
oh ya bu aku dapat titipan dari mama .!!
kataku sambil memberikan amplop titipan mama.
ibu menerima nya ..
" kamu tadi sama siapa "!
'" sama adik mas Bimo !!
' sekarang di mana . " kata ibu sambil menengok ke halaman rumah
" udah pulang bu , nanti kalo aku pulang di jemput .
tiba2 ada sepeda motor vario masuk ke halaman rumah ,
ibu berlari kecil menyambut ayah .. dengan senang dia memberitau kalo aku pulang .
aku menghampiri ayah .. sambil salaman.
" gimana nduk kabarmu ??
" baik yahh !!
" lho kok kamu sendirian , mana swamimu .!! kata ayah ku curiga
" keluar kota , tadi aku diantar adik mas Bimo . " !
tiba 2 terdengar ponselku berbunyi .. dari dalam tas .. aku bergegas mengambilnya .. aku buka ponselku . di layar ponsel tertera tulisan mas Bimo
tlp aku buka .
" halo yang..!! aku sudah sampai !!
" ya udah hati2 !!
' kamu lagi dimana ???
" aku masih , di rumah ibu .!!
" ya udah jaga diri baik2 . !!
tlp aku tutup , kumasukan kembali ke dalam tas , aku balik melepas rindu pada orang tuaku .
hari sudah sore .. aku tlp Juna untuk minta di jemput ..
Juna menjemputku , setelah itu aku pamit ke orang tua ku
di sepanjang perjalanan pulang , aku dan Juna , seperti biasa juna tetep cuek , acuh tak acuh , tapi hal itu sudah terbiasa bagiku dengan suasana begitu .
dan Juna tak pernah memanggil namaku aku pun juga begitu tak pernah menyebut namanya di hadapan juna ,
" kamu dah makan , !!
" dah..!! kataku pelan
" aku , belum ..!! aku lapar ..gimana kalo kita mampir ke restaurant dulu untuk makan !! kata juna cuek
aku diam tak menjawab , aku bingung , tak baik seorang wanita berduaan dengan lelaki lain yang bukan swaminya
apalagi dia adik dari swamiku .. kalo ketemu kenalan , tetangga , apa kata mereka .
" ya udah !! kalo kamu ndak mau , jangan memaksakan diri !? kata Juna
" ya !! kata ku pelan .
mobil terus melaju .
dalam hatiku , aku tak ingin menolak ajakan juna makan malam .. tapi aku harus tau diri , kalo aku istri dari kakak nya .. apalagi sekarang , sedikit demi sedikit aku sudah mencintai mas Bimo , bener apa yang di katakan ibuku , cinta itu bisa tumbuh dengan sendirinya , kalo kita sering bertemu , serumah , seranjang .
££££££
sampai di rumah hari sudah malam .. aku turun dari mobil , langsung masuk ke rumah aku tetep cuek tak berkata apapun sama juna , di ruang keluarga aku berpapasan sama mama yang sedang nonton tv bersama papa ,
" gimana dah ketemu ibu , ayah mu "!! ?
mereka baik2 aja kan !?
" ya ma , salam balik dari ibu sama ayah ma ! .
" dah .. ma aku tak kekamar dulu "! mandi bersihin badan "? aku masuk kamar , mandi dan ganti pakaian ..
aku rebahkan tubuhku keranjang tempat tidur , biasanya jam2 segini , mas Bimo , berada di sampingku .. lho kenapa aku sekarang malah sering merindukan mas Bimo , aku bangkit dari tidurku , mengambil ponsel yang ada di tasku , ku coba menghubungi mas Bimo
tapi kok nggak actif ya .. kemana mas Bimo .. ku hubungi lagi tetep ngak actif .. ku coba aku chat
" mas lagi di mana , aku tlp kok nggak kamu angkt "!?
masih centang satu .. aku tunggu satu jam , dua jam masih centang satu ,
ah mungkin mas Bimo kelelahan sehari actifitas , ketiduran dan lupa hp nggak di cas ' pikirku menghibur diri ..aku terjaga dari tidurku .. jam sudah menunjukan angka 3 pagi .. aku lihat ponselku ku lagi .. mungkin ada balasan chat dari mas Bimo ..tapi masih centang 1 ..
aku mulai gelisah , rasa kawatir hinggap di hatiku ..
kemana ini mas Bimo , aku takut ada apa apa pada diri kamu , . duh kenapa . sekarang aku malah takut kehilangan mas Bimo.. aku tak bisa tidur .. aku pindah tempat ke sofa kamar , aku berbaring di sofa .. aku melihat lagi ponsel yang ada di gegamanku , masih centang satu ,
duh .. kemana kamu mas Bimo ,??
aku diam ingatanku kembali pada wanita yang mencium pipi mas Bimo dan berbisik " nggak papa kamu punya istri yang penting aku tetep dapat jatah dari kamu "!
apa yang di maksud jatah yang di katakan wanita itu .. jatah uang kah, atau jatah yang itu .. trus siapa wanita itu , berani beraninya dihadapan ku mencium mas Bimo .. lho kenapa baru sekarang aku cemburu .. bukankah kemarin waktu di pelaminan aku cuek .
" jatah !! mungkinkah mas Bimo punya anak dari wanita itu , atau mas Bimo punya hubungan special sama wanita itu .. cemburu.. ya sekarang aku mulai cemburu . kutepiskan jauh jauh perasaan suuzonku pada mas Bimo ..
kembali aku melihat ponsel yang ada di tangan ku .. masih centang satu , ponsel aku letak kan di meja rias .. aku bergegas kekamar mandi untuk mandi .. dan sholat subuh .. ku dengar azan shubuh berkumandang .. segera aku mengambil mukena dan sajadah ..
hari masih pagi , ku turuni anak tangga satu demi satu menuju .. ruang dapur .. waktu melewati kamar juna .. pintu kamar masih tertutup rapat , biasanya jam segini juna membunyikan musik kesukaanya . tapi hari ini entah .. mungkin dia masih tidur ... aku memasuki ruang makan di situ sudah , ada mama . papa , tumben mama papa udah bangun sarapan .. dan dah dandan rapi ..
" pagi ma . pa? sapaku
" pagi jawab mama . papa hampir bersamaan
" sini sarapan bareng " ajak mama
" emang mama sama papa mau pergi kemana ,
" ada acara mendadak . mau ke jakarta . urusan bisnis , "
kamu di rumah ya !! sama adik mu juna .. kalo ada apa2 jangan segan2 minta tolong sama juna "! kata mama
" iya ma ?
tiba2 ponsel aku berdering . ponsel.. yang aku letakkan di atas meja makan langsung aku angkat ..
pasti ini mas Bimo , pikirku .
ponsel aku buka .. ya bener mas Bimo .. aku seneng dengan mata berbinar dan tersenyum ,
" sebentar ma ." aku meninggalkan ruang makan ..
" haloo sayang ..!! terdengar suara mas Bimo dari kejauhan .
" duh mas semalem kamu di mana , aku tlp berkali2 hp nggak actif .. aku chat nggak di buka ? nadaku kesal
" duh sayang .. maaf , aku ketiduran , hp aki chas ..
" aku pingin vc !? kataku manja
" jangan nanti aja ya , ini buru2 mau meetting , kamu baik2 kan , mama , papa juga baik2 kan ,? ya udah ini buru2 nanti aja aku tlp kagi ,!
" tapi mas ??
keburu ponsel di matikan mas Bima .
aku kecewa , pikiran aku curiga kenapa , mas Bimo tlp seperti tak tenang , bukankah dia sebagai bos nya ,harusnya santai ketika mau metting . kan yang menentukan jam nya kan mas Bimo ,
aku berpikir keras .. coba nanti kalo mama papa dah berangkat aku mau tanya bibi sum .
seperginya mama , papa . aku langsung menemui bibi sum , yang ada di taman depan , aku mengajaknya , bibi Sum , duduk di taman depan
" bik , dah lama tinggal di sini ?
" tentunya sudah non , sejak mas Bimo Duduk di bangku SMP .
" trus , mas Bimo itu sering keluar kota , ?? tanyaku mengintrograsi
" sering , bahkan jarang di rumah ..sering dirumah itu waktu non di sini ..??
" ohh ." aku manggut2
' tapi kadang , mas Bimo pulang sama
sama ?? bibi tak mau melanjutkan kata2 nya .. keburu.. juna muncul , dengan memakai , baju olah raga ..
Bersambung
'