Bab 19

1714 Words

Sherry bernapas lega saat terbangun posisi dirinya masih sama. Ternyata Arka tidak menyentuhnya sama sekali kecuali memeluknya ketika tidur. Mata Sherry tidak lepas menatap Arka yang masih tertidur, bahkan pria itu tidur seperti bayi yang tidak berdosa. Astaga.. Tapi jika pria ini sudah bangun, dia seperti macan yang mampu menerkamnya. Saat itu Sherry seakan tak berkutik hanya dapat menelan amarah dengan tangisannya. "Selamat pagi istriku sayang." Sherry baru sadar Arka sudah terbangun dari tidurnya, ia terlalu hanyut dengan lamunannya sendirisendiri hingga sama sekali tak menyadari Arka sudah menatapnya. "Pagi." Cicit Sherry akhirnya menyenderjan tubuhnya yang masih terbaring. "Kamu mau sarapan apa hari ini?" Tambah Sherry. Arka memutar bola matanya sambil tersenyum kearah Sherry, i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD