Arka sama sekali tak merasa takut dengan ancaman Danur berikan, selama Sherry masih ada di sampingnya, itu akan menjadi kekuatannya. Sementara Rea kakinya sudah gemetaran, dia belum siap melihat pembunuhan di depan matanya. "Tunggu.. Om bilang Arka akan jadi milikku tapi aku sama sekali tidak ingin Sherry terluka ataupun mati." Protes Rea memberanikan diri. Danur tertawa lantang. "Kau menjadi penjahat setengah setengah. Kalau dia mati kau bisa miliki Arka selamanya." Rea menelan liurnya dengan kasar. Dia masih menyakinkan dirinya jika dia bukan seorang pembunuh. "Sebenarnya apa masalahmu? Kau ingin harta, aku akan berikan tapi lepaskan Sherry." Danur lagi-lagi tertawa dengan penawaran Arka, tidak semudah itu. Akan lebih baik melihat Arka hancur, dengan begitu Indira juga akan merasa

