Extra Part 1

1105 Words

Kematian Nathan cukup membuat Sherry terpukul karena harus kehilangan sahabat seperti Nathan, meski dia telah melakukan sesuatu yang fatal. Akan tetapi semua itu tak akan mengubah Nathan sebagai sahabatnya. Apalagi Nathan pernah menjadi seorang yang berarti dalam hidup Sherry. "Jangan sedih lagi, kita bisa lalui semuanya berdua." Ucap Nathan sambil mengelus punggung Sherry. Wanita itu hanya dapat membulirkan air matanya yang tak tertahan lagi. Raga tak pernah menyangka Nathan harus secepat ini, padahal dia belum puas memarahi kebodohan Nathan. 'Lo nggak akan ngerepotin gue lagi.' membatin Raga dalam hatinya. "Dia berkorban untuk menyelamatkan aku." Sherry masih merasa bersalah, dia terlalu sedih. Harusnya Nathan tak perlu melakukan hal itu. "Kalau kamu terus menangis, Nathan nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD