Bab 10

1729 Words

Pagi hari menjelang Arka baru keluar dari kamar Sherry, ia melihat ibu Fatim sudah menyiapkan sarapan pagi, sedangkan Luna sudah bersiap untuk pergi kuliah. Dan Sherry entah kemana wanita itu. "Pagi.. Mas Arka." Sapa Luna ramah tersenyum. Arka membalas senyuman Luna. "Pagi juga Luna." Arka duduk di samping Luna, ia mengambil roti yang sudah disiapkan Fatim. "Bu.. Saya ingin bicara sama ibu dan Luna." Ucap Arka kali ini ia sepertinya sangat serius membuat ibu Fatim maupun Luna sedikit heran. "Bicara apa, nak Arka. Tentang Sherry?" Ucap Ibu Fatim menebak, wanita paruh baya itu duduk di tempat biasa yang ia duduki saat sarapan. "Begini, Bu. Kemungkinan saya ingin membawa Sherry ke Malang. Ada proyek yang harus saya kerjakan untuk enam bulan. Rasanya saya harus meminta ijin lebih dah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD