71

1517 Words

Hari senin setelah Aruna menghabiskan akhir pekannya bersama dengan Aditya, saat dia masuk ke kantor dia malah mendapati wajah cemas kedua temannya. Juga tatapan yang sudah tidak asing lagi bagi Aruna yang dia dapat dari rekan satu kantornya yang lain. Memandang aneh pada mereka yang menatapnya sinis, Aruna bergerak mendekati Ica dan juga Vany. "Ada apa?" tanyanya. Kedua temannya itu langsung menarik Aruna kembali keluar dari ruangan. "Kemarin pas hari minggu, kamu kemana?" tanya Ica. Kening Aruna berkerut, "Jalan-jalan ke kebun binatang," jawabnya jujur. Ica mendesah berat. "Sama Pak Adit?" Kali ini Aruna membulatkan matanya. "Jangan-jangan orang-orang di dalam ada yang ngeliat aku jalan sama Pak Adit pas hari minggu?" tebak Aruna. Tanpa ragu, Ica dan Vany langsung mengangguk. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD