"Terimakasih banyak untuk waktunya, Pak. Saya tunggu kabar baiknya." Aruna menunduk sekilas dengan senyum ramah, kemudian dia bergerak keluar dari ruangan dan mempersilahkan peserta wawancara yang lain untuk masuk. Hari ini adalah hari sabtu, hari yang seharusnya menjadi hari libur untuk pegawai kantor namun menjadi hari penting untuk pengangguran sepertinya. Sejak mengundurkan diri dari perusahaan Papanya, Aruna mulai mengajukan lamaran ke beberapa kantor lain. Dan ini adalah panggilan interview yang kedua kali dalam minggu ini. Dirinya kali ini yakin jika lingkungan kerja yang ada di perusahaan yang barusan dia datangi lebih sehat dan lebih bagus daripada lingkungan di perusahaan Papanya. Dan dengan itu, dia berharap bisa bergabung dengan perusahaan ini sesegera mungkin. "Gimana wawa

