LUMPUH SATU PER SATU

1133 Words

"Bli, ati-ati! Kabut ini makhluk hitam dari dalam botol. Ada yang meloloskannya,”bisik Gayatri. Wanita ini seketika teringat, botol tempat mengurung kedua makhluk astral ada dalam kamar Pak Man. “Siapkan kembang goyang, Gek!” pinta Kadek Satya sambil menggerakkan pedang seperti membelah. Gayatri segera menggelung rambut sambil baca mantra. “Manik gumilir cahya gumilang sang gagateyap. Ireng aran kang ningali sajroning soca. Copiyang naga marucut arane, banyune mata, sira lunga.” Dari telapak tangan Gayatri sebelah kiri, keluar seberkas cahaya hijau keemasan. Kemudian, cahaya seperti batu giok berbingkai emas itu, membentuk sebuah kembang goyang. Jemari kanan Gayatri mengambil lalu menancapkan ujung kembang goyang di tengah gelungan. Seketika tubuh Gayatri bergetar hebat. Wanita terseb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD