Awan mendung seolah sedang menghiasi ruang rapat Bamantara Group. Ketegangan terlihat dari wajah para jajaran petinggi dari setiap divisi perusahaan tersebut. Galaksi mengumpulkan mereka secara mendadak pagi ini. Suara desas-desus pun memenuhi ruangan tersebut, tetapi tidak ada satu pun yang berani bertanya langsung kepada Galaksi yang tengah memandang mereka dengan tajam. Arsen yang berdiri di belakang tempat duduk Galaksi juga terlihat pias. Sejak awal ia sudah tahu apa alasan atasannya itu terlihat sangat marah pagi ini. Galaksi belum memulai pembicaraan karena sedang menunggu kedatangan seseorang yang terlibat secara langsung dalam masalah yang terjadi pagi ini. Ia perlu mendengar laporan terkait dari orang tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut. Tidak berapa lama kemudi

