A f*****g Guy

2999 Words

Usai mengantar Echa, ia bergerak menuju markas. Ada pemberitahuan kalau ia harus ikut rapat dengan segera. Jadi ia menaikkan kecepatan mobilnya. Ia melirik jalanan di kanan-kiri. Ya setidaknya ia beruntung karena cukup sepi. Sehingga ia bisa leluasa melibas jalanan agar segera cepat sampai. Ada banyak hal yang harus ia pikirkan. Rapat pasti mengonsumsi banyak pikiran bukan? Tiba di sana, ia segera berlari menuju ruang rapat. Ada wajah Echa yang muncul di layar pada bagan-bagan alir yang dibuat oleh timnya. Fatih tak kaget. Ia harus fair dan ikut mengilhami kalau mungkin saja gadis itu terlibat karena ditemukan kembali bersama dengannya pada kejadian terakhir. Ia tak bisa menutup mata hanya karena cinta bukan? Profesionalitas dalam hal apapun. Itu yang ia pegang teguh. Siapapun pengkhian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD