12

1137 Words

12   Flozia POV   Hukuman! Raven memang menghukumku! Dengan kasar aku diseret pulang ke kondominium. Di dorong ke atas ranjang dan berakhir dengan percintaan panas menggelora. Raven menghukumku bukan sebatas membuat seluruh tubuhku lemas dan gemetar, walau harus kuakui, aku menikmati percintaan kami. Raven membuat tanda hampir di seluruh tubuhku. Di d**a, leher, bahkan lengan dan pahaku. Ini sangat keterlaluan. Alangkah malunya aku bila mengenakan gaun setengah paha dan membiarkan semua orang melihat bekas-bekas itu. Belum lagi bekas di leher yang sangat membuatku frustrasi. Mampukah rambutku menutupinya? Aku mengumpat kecil saat melihat Raven tersenyum puas melihatku frustrasi di depan cermin meja rias. “Itu pelajaran untukmu, Sayang,” kata Raven dari ranjang. Ia masih tidur-tid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD