18

1145 Words

18   Author POV   Raven duduk di sofa ruang tamu ditemani segelas kopi dengan perasaan berat. Claudy datang pada waktu yang sangat tidak tepat. Saat ia dan Flozia sedang mengecap indahnya pernikahan. Dari dulu ia tahu bahwa Claudy mencintainya. Wanita itu bahkan sudah berpuluh-puluh kali menyatakan cinta dan dengan berani mengajaknya menikah. Tapi dari dulu juga dan hingga sekarang, hatinya tak pernah tertarik pada Claudy dan hanya menganggapnya teman. Bahkan ia yang seorang playboy sejati, menolak untuk tidur dengan Claudy setiap kali wanita itu mengajaknya. Sudah lama sekali Raven tidak pernah berkomunikasi dengan Claudy. Ia tidak pernah tahu apa pun tentang Claudy selama setahun terakhir ini. Yang ia tahu, Claudy ikut orangtuanya pindah ke luar negeri. Dan Raven tidak pernah lagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD