16

1284 Words

16   Author POV   Raven mendesah gembira dalam diam. Seharian mereka berjalan-jalan memanjakan diri. Mengelilingi kota Venesia menggunakan perahu, berbelanja dan mengunjungi tempat-tempat wisata yang terkenal di Venesia. Senyum seolah tak pernah lepas dari bibirnya, juga Flozia. Ada perasaan hangat dan indah yang sungguh luar biasa menyentuh hati Raven. Sebuah rasa yang tidak bisa ia jelaskan dengan kata-kata. Ia bahagia bersama Flozia. Semakin hari, rasa cintanya untuk Flozia semakin bersemi dan mendalam. Raven mengempaskan tubuhnya di atas ranjang. Melepas semua kelelahan setelah seharian berjalan-jalan. Flozia menyusul Raven dan turut berbaring di sampingnya. “Aku senang.” Senyum manis tersungging di bibir Flozia. Raven membalikkan badan menghadap istrinya. “Aku juga.” Raven

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD