15 Flozia POV Seminggu berlalu dengan sangat cepat. Hubunganku dan Raven menjadi sangat baik setelah acara pengajuan syarat itu. Raven tidak pernah lagi keluar pada malam hari atau ke mana-mana tanpa diriku selain karena urusan kerja, sikapnya padaku juga jauh lebih baik dan perhatian. Tiba-tiba saja kami seperti sepasang kekasih yang saling mencintai. “Jadi, Mami, ini bagaimana lagi?” tanyaku pada Mami yang sedang duduk di kursi meja makan, memperhatikanku yang sedang sibuk belajar memasak ikan asam pedas kesukaan Raven. Sedangkan Bi Marti, yaitu pembantu yang biasa membantu Mami memasak, tersenyum tipis melihatku. Mami berdiri dan berjalan menghampiriku. Lalu mengajariku cara memasak ikan asam pedas dengan bumbu yang pastinya kuracik sendiri atas resep dari Mami. Dengan pe

