Tanpa Busana Tanpa Rahasia

995 Words

Reigan berdiri membeku di ambang pintu kamar. Napasnya naik turun, dadanya bergemuruh hebat. Di hadapannya, Baby—yang seharusnya masih malu-malu setelah adegan mereka semalam—tengah berputar pelan di depan kaca besar. Gerak tubuhnya luwes, sensual… seperti tubuhnya memiliki ingatan yang tidak ia miliki. Lengannya terangkat, mengangkat rambutnya ke atas. Kain tipis yang ia kenakan meluncur sedikit dari bahunya, menyingkap kulit pucat halus di pundaknya. Pose itu... begitu profesional. Begitu... menggoda. Tubuh Reigan merespons tanpa peringatan. “Ba–Baby?” suaranya berat, nyaris serak. Gadis itu terkejut, tersadar dari lamunan. “Rei? A–aku…” Baby menatap pantulan Reigan di kaca, dan wajahnya langsung memerah saat menyadari posisi tubuhnya, dan bagaimana Reigan memandangnya. "Aku... hany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD