Melodylan - 2

1952 Words

-DYLAN- Ya, ya, ya. Gue denger dengan jelas suara Melody yang berkata, “Gue sama dia cuma sahabatan, dan selamanya akan terus kayak gitu!” Sakit sih sebenernya, tapi, mau gimana? Itu memamg kenyataannya dan gue gak bisa berbuat apapun. Meski gue sayang, sayang, sayang banget sama Melody, gue gak bisa memaksakan keinginan gue untuk punya hubungan yang lebih sama dia. “Dy, ada yang nyariin,” gue mendongak saat mendengar suara Aris. Dagunya yang mengarah pada pintu kelas seketika membuat mata gue melirik ke arah sana. “Siapa?” kening gue berkerut dalam. “Tau deh.” Aris mengedikkan bahu. “Samperin gih,” tambahnya. Cewek mungil. Gak jauh beda sama Melody yang tingginya cuma sedada gue. Meski kaki gue melangkah ke arah pintu kelas buat nyamperin cewek itu, ekor mata gue masih bisa ngeliat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD