Melodylan - 3

1373 Words

-POV Author- Meski kepala Melody terasa agak berat, namun ia memaksakan matanya untuk mengerjap. Memperjelas pandangan di ruangan gelap gulita yang menghampiri penglihatannya. Sesaat setelah memandang langit-langit ruangan, dia sadar kalau dirinya berada di kamarnya sendiri. Dia terduduk, ingin mencari ponsel dan mengecek jam. Namun saat tangannya bergerak, dia baru merasakan sesuatu yang menahannya. Sesaat kepalanya menoleh, ia mendapati Dylan yang tengah tertidur di atas lengan kanannya. Dylan terduduk di lantai dengan bagian tubuh yang bersandar di ranjang. Senyuman hadir di bibir Melody begitu menyadari Dylan yang berada di sisinya sepanjang malam. Tangan kanannya yang bebas mencari ponsel di kepala ranjang, berharap masih bisa mengikuti acara perpisahan dengan teman-teman satu kel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD