Setelah insiden super glue, Oliv tak bernyali bertemu pandang dengan Nathan. Ia lebih memilih sebisa mungkin menghindar meski nyatanya sulit. Pria itu semakin sering memanggil dan meminta bantuan. Seperti sekarang. "Ke ruangan saya sekarang," ucap Nathan via telepon. "Baik, Pak." Wanita dengan blouse soft mustard itu memasuki ruangan Nathan tanpa tahu apa yang akan pria itu perintahkan. Beberapa gumpalan kertas tercecer dan dibiarkan jatuh begitu saja di lantai, bawah meja. Sedangkan Nathan tampak sangat serius dengan lembaran kosong dan juga bulpoint di tangan. "Bapak memanggil saya?" "Ya. Buang sampah-sampah itu," titahnya tanpa melihat Oliv sama sekali. Sedikit bingung namun ia melakukannya. Bagaimana tidak jika keranjang kecil untuk sampah kertas sangat dekat jaraknya dengan

