Pembelaan diri Sabrina

1306 Words

Deghhh … Jantung Sabrina hampir saja berhenti berdetak, saat mendengar suaminya berteriak, tepat di belakangnya. Beni berjalan menghampiri Sabrina diikuti oleh Bella dan Emi yang berada di belakangnya. Kemarahan kini tengah melingkupi hati Beni, tidak pernah ia menyangka kalau selama ini ternyata Sabrina telah membohonginya, anak yang ia tunggu kelahirannya. Anak yang bahkan baru lahir saja sudah mencuri hatinya, anak itu bukanlah anak dari Beni melainkan anak dari pria yang bernama Tama. “Mas …” Sabrina bangkit sambil menggendong bayinya. “Apa yang kau katakan itu benar, Sabrina?” tanya Beni dengan murka. “Tentang apa?” tanya Sabrina,berusaha tenang dan jangan sampai panik dalam keadaan seperti ini. “Barusan kau mengatakan kalau bayi kita bukanlah anakku, tapi anaknya Tama!” bentak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD