Ayara kembali terbangun dalam pelukan Adam, dan untuk kesekian kalinya mereka kembali melakukan hal itu. Hal yang tidak seharusnya mereka lakukan sebelum pernikahan. Kepalanya mendongak, ke arah pria yang beberapa waktu terakhir ini memberi begitu banyak kebahagiaan untuknya. Ayara menatap Adam yang saat ini tengah memejamkan mata di sampingnya. Pria ini terlelap sambil melingkarkan tangannya di pinggang Ayara. Lamunan Ayara kembali menerawang jauh, pikirannya kembali ke saat dimana Beni mengutarakan keinginannya untuk menikah dengan Sabrina. Mau atau tidak mau, Ayara harus menerima Sabrina. Pikirannya kembali ke masa Beni menghancurkan hatinya, dan juga impiannya. Juga sahabatnya, yang sangat baik dan sangat ia percaya, justru malah ia adalah orang yang menghancurkannya. Lalu kemudia

