Simfoni dalam Gelap

2050 Words

Julian berdiri di ambang pintu, bayangannya jatuh panjang menelan tubuh Elena dari belakang. Senyum tipisnya muncul—tenang, tapi jauh lebih berbahaya daripada kemarahan. "Sepertinya," gumamnya pelan, mengunci pintu dengan bunyi klik yang tajam, "istriku mulai lupa… siapa yang memegang kendali." Elena tersentak saat mendengar bunyi klik yang final itu. Ia tidak berbalik, namun bahunya menegang seketika. Aroma sandalwood yang maskulin mulai merayap, memenuhi sisa oksigen di ruang musik yang kini terasa menyempit. ​Julian berjalan perlahan, langkah kakinya di atas lantai kayu ek terdengar seperti dentum lonceng kematian bagi ketenangan Elena. Ia tidak langsung menghampiri istrinya; ia justru berjalan menuju piano, jemarinya yang panjang mengusap permukaan kayu hitam yang mengilap itu denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD