Bab 22. Hangat

1009 Words

Adrian membuka pintu mobil dengan wajah tenang, tapi gerakannya sedikit lebih lambat dari biasanya. Clara yang sejak tadi menunggu di kursi penumpang langsung menoleh, keningnya berkerut. “Kok lama banget, sih? Aku udah lemes banget ini. Pengen rebahan di kamar,” celetuk Clara sambil melipat tangan di d**a. Adrian hanya mendesah ringan sebelum menyalakan mesin mobil. “Tadi ketemu Ethan.” Clara langsung mencondongkan tubuhnya. “Ethan?” Nada suaranya jelas penuh rasa ingin tahu. “Iya, Ethan,” jawab Adrian singkat, matanya fokus ke jalan. Clara semakin kepo. “Hah? Ethan? Terus kenapa dia di rumah sakit? Dia sakit? Sakit apa? Kamu liat dia sama siapa?” Adrian sempat melirik Clara sekilas sebelum akhirnya menghela napas panjang. “Dia nggak sakit. Ethan enggak sendirian, kok. Ada cewek di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD