Suprise

1381 Words

Reya berdiri di depan ruangan Alan yang tampak terkunci rapat. “Mau ketemu sama Pak Alan, ya?” tanya seorang pria paruh baya, yang merupakan penjaga keamanan kampus tersebut. Reya menoleh, kemudian tersenyum ramah pada laki-laki paruh baya itu. “Iya, Pak. Tapi kayaknya ini pintunya dikunci, ya?” “Iya, barusan emang saya kunci, karena Pak Alan suruh saya buat kunci ruangannya,” kata pria paruh baya itu. “Mbaknya, sebelumnya udah buat janji sama Pak Alan kalau mau ketemu?” tanyanya. “Eh, belum sih, Pak,” jawab Reya. Enggak mungkin bangetlah gue pakai acara janji ketemu sama suami sendiri. Di rumah aja tiap hari ketemu tanpa janjian. Mas Alan lagian pergi ke mana sih? Perasaan belum lama tadi masih ada di ruangannya. “Mbaknya ada nomor hape-nya Pak Alan, 'kan?” Ya jelas ada dong. Dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD