14. Dua Peran

1198 Words

Helva sibuk dengan tugasnya sebagai sekretaris baru. Dia mulai terbiasa. Emery mengajarkan banyak hal padanya dan Helva akhirnya tahu kalau Daniel tidak suka telat, tidak suka berisik. Dia tepat waktu, disiplin dan tegas. Satu minggu telah berlalu sejak Helva resmi menjadi sekretaris baru Daniel. Belum ada hal besar yang dia lakukan. Helva juga tinggal di rumah temannya, masih enggan kembali ke apartemen. Daniel menepati janji dan mengalihkan ibunya Helva ke ruang VIP, di bawah pengawasan dokter profesional. Perkembangan ibunya mulai terlihat. Uang memang bisa membuat segalanya menjadi mungkin. “Helva, tidak makan siang?” Suara Alby menyapa dari balik meja sekretaris. Gadis itu mengangkat wajahnya dan menatap pria itu. “Sebentar lagi,” jawabnya tersenyum kecil. “Ish. Kebiasaan.”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD