Pelangi

1247 Words

Ayesha menatap tangan Ilham yang terulur padanya. Menimang untuk meraihnya atau tidak. Apa yang akan terjadi jika ia berani meraih tangan itu? “Berdirilah,” ucap Ilham. Ayesha masih diam, kemudian menghapus air matanya dan berdiri tanpa meraih uluran tangannya. Ia sudah berhenti menangis. Tertunduk di hadapan Ilham. “Kamu tidak papa?” tanya Ilham. Melihat Ayesha yang tampak agak kacau. “Kenapa kamu di sini?” Ayesha malah balik bertanya. Tidak ingin Ilham ikut campur urusannya. Lagi pula, apa yang dilakukan pria itu di luar kantor saat cuaca sedang hujan seperti ini? Dia juga membawa payung, artinya dia tahu kalau saat ini akan hujan? “Kamu tidak papa?” Ilham mengulang pertanyaannya. “Aku baik-baik saja,” jawab Ayesha pada akhirnya, masih tanpa menatap Ilham. “Lalu, kenapa kamu mena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD