Jika ada hal yang dapat membuat Alden prustasi berkepanjangaan maka dengan lantang Alden akan menjawab keluarganya yang membutnya begitu, Alden bukan anak broken home atau apalah itu. Hanya saja Alden selalu merasa dikekang. Hidup bagai robotpun dijalaninya, karena yang penting bagi Alden adalah adik-adiknya dapat terlindungi. Memiliki orangtua yang serba ambisius, menarik Alden sebagai alat percobaan. Melipat gandakan uang dalam bisnis perusahaan pun dilakukan orangtuanya. Mengancam Alden dengan kedua adiknya, hingga Alden merasa seperti tawanan yang dipaksa untuk melakukan hal yang tidak diinginkannya. Contohnya, saat beberapa tahun lalu. Yang pertama, saat Alden tidak menjadi juara di sekolahnya, orangtuanya mengancam jika Alden tidak mendapatkan juara pararel maka si kecil Daniel ak

