9. Malam pertama?

1061 Words
"Ah sudahlah lupakan, lelah sekali hari ini" Luna mengeluh. "Hm tolong kupas kan jeruk itu untuk ku" minta Luna kepada Anna. "Baiklah" jawab Anna. Lalu Anna mengupaskan jeruk tersebut dan memberikannya kepada Luna. "Hm manis sekali jeruk ini, ah iya Anna kapan kita pulang?" tanya Luna kepada Anna. "Luna kamu tidak akan pulang, kamu akan tinggal di sini selamanya" kata-kata selamanya yang terucap dari mulut Anna seolah olah menghantui pikiran Luna. Yang dipikiran Luna sekarang adalah kata-kata selamanya. Selamanya.. Selamanya.. "AAAAKKKKKKKKK" teriak Luna yang membuat Anna kaget. "Ada apa, ada apa Luna?" tanya Anna kebingungan. "Jadi aku tinggal di sini sekarang?!" tanya Luna Lagi. "Hm iya tidak di istana ini juga, mungkin besok akan tinggal di kediaman Yang" jawab Anna. "Kediaman Yang?" tanya Luna lagi. "Hm iya kediaman Pangeran untuk malam ini kalian akan bermalam disini dulu ya" jawab Anna. "Anna kamu tetap sama aku kan Anna kamu tetap disini kan?" tanya Luna kepada Anna lagi. "Iya Luna aku tidak akan kemana mana aku akan selalu bersama mu" jawab Anna. "ANNA AKU SANGAT MENYAYANGIMU.. KAMU SEBAGAI JINNA DI KEHIDUPAN KU DAN JUGA SEBAGAI ANNA DISINI KAMU SANGAT BAIK SEKALI" tangis Luna pecah dan ia langsung memeluk Anna. "Ah luna tenang saja aku akan bersamamu selalu dan aku akan melindungimu! , sama seperti aku melindungi nona ku aku akan menjaga mu sampai dia kembali" jawab Anna. "Hmm iya, kamu juga tenang saja tidak akan ada orang berani kepada mu dan kepada ku mulai sekarang! Juga Kamu adalah sahabat ku! Dan juga saudara ku!" ucap Luna. "Terimakasih banyak Luna" lalu Anna pun tersenyum lepas. "Ah iya abis ini ngapain lagi? bosan sekali tidak ada Internet, WIFI, Hp, Laptop, AHHHH BOSAN SEKALI!!!" Luna terus menggerutu kesal. "Ssttt Luna berhentilah berteriak" ucap Anna kepada Luna. "Sungguh menyebalkan!" gerutu Luna lagi. "Hm Luna, apa itu, Internet? Hp?" tanya Anna kebingungan dengan kata kata Luna. "Ah itu, teknologi canggih di masa depan dan kalian mana tau itu huh menyebalkan" jawab Luna. Mendengar jawaban Luna, Anna hanya ber oh ria karena yang sebenarnya dia pun tidak mengerti apa yang dikatakan Luna. "Ah iya abis ini ngapain lagi?" tanya Luna kembali. "Habis ini tunggu lah disini sampai Pangeran membuka kain penutup kepala mu, dan pakai lah kembali penutup kepala itu" ucap Anna kepada Luna sambil memakai kan penutup kepala itu, tetapi Luna membukanya Kembali. "Sudah sudah nanti saja pakai nya, terus hanya itu saja? apalagi yang akan dilakukan?" tanya Luna lagi. "Habis itu kalian .. kalian .. kalian ..." Kata-kata Anna terbata bata dia tampak ragu melanjutkan kata-kata nya. "Apa? Habis itu apa?" Luna sangat penasaran. "Sehabis itu .. kalian .. kalian .. akan melakukan malam pertama" Jawab Anna sambil menunduk karena dia sangat malu dan takut mengatakan nya. "APAA?!!!!" teriak Anna sambil menutup badannya memakai tangan yang dia silangkan. "Sutt Luna tenang lah jangan teriak teriak seperti itu nanti dikira kamu sedang dalam masalah" baru saja Anna berbicara seperti itu sudah ada seseorang yang mengetuk dari Luar sana. "Apakah Kalian baik baik saja? apakah ada masalah?" tanya seseorang dari luar. "Ah tidak kami tidak ada masalah nona ku hanya kaget karena ada serangga" jawab Anna dari dalam. Setelah itu yang bertanya tersebut langsung pergi. "Luna kan udah dibilangin jangan teriak-teriak kan lihatlah nanti ada yang sangka kita dalam masalah" ucap Anna kepada Luna. "Ya memang, memang ada masalah!! ini adalah masalah besar!!!! ah dasar! huhh menyebalkan ini semua menyebalkan" kesal Luna. "Luna tenang lah Luna" Anna mencoba menenangkan Luna. "Hhh sudah lah capek sekali aku ingin tidur sekarang" Luna terus mencari alasan agar dia bisa melewati malam ini tanpa harus bermalam pengantin dengan Mo Yang. "Aku mau tidur keluar lah Anna" ucap Luna dan Ia langsung tiduran di kamar pengantin itu. "Tapi Luna..." ucap Anna Ragu. "Sudahlah aku lelah sekali sana keluar keluar, aku bakal panggil kamu nanti kalau ada apa apa" ucap Luna kepada Anna. "Baiklah jika seperti itu" Anna pun keluar meninggalkan Luna sendiri di kamar itu. "Ah sangat bosan sekali disini, ah sudahla tidur saj" Luna mencoba tidur. "..... Ah tapi aku ga bisa tidur gimana ini!! Ahhh menyebalkan semuanya menyebalkan!" Gerutu Luna. ~~ Di sisi Lain. "Selamat atas pernikahannya Pangeran" ucap perdana menteri pertama dan seterusnya. "Terimakasih semuanya" jawab Mo Yang. "Kaisar selamat juga kepada Anda, saya harap Pangeran segera memberikan anda keturunan yaitu seorang cucuk" ucap perdana menteri yang paling depan dan lanjut di ikuti oleh yang lainnya. "Hahaha iya terimakasih banyak semua nya, hari ini aku sungguh bahagia sekali, Mo Yang cepat susul lah istri mu, dia adalah Permaisuri dan calon ibu Negara di masa depan dan perlakukan lah ia dengan baik" ucap kaisar kepada Mo Yang. "Baik terimakasih ayah atas perhatian nya" Mo Yang membungkuk kepada Kaisar dan langsung pergi. ~~ "Pangeran bagaimana sekarang?" tanya Fumo yang tiba-tiba datang. "Tunggu nanti belum saat nya, kita tunggu saja apa maksudnya melakukan ini" jawab Mo Yang kepada Fumo. "Baiklah" setelah itu Fumo membungkuk memberi salam dan dia langsung pergi, lalu pada saat Mo Yang akan melanjutkan jalan nya. "Mo Yang" panggil seseorang. Mo Yang berhenti dan dia langsung berbalik ke arah orang yang memanggil nya tersebut. "Ada apa?" tanya Mo Yang dengan dingin. "Selamat atas pernikahannya nak, ini adalah hadiah pernikahan dari ku pribadi untuk mu, terima lah" ucap seseorang yang memanggil Mo Yang tadi. "Berikan lah kepada Fumo" balas Mo Yang dengan wajah datar dan dingin lagi, setelah itu Mo Yang pergi dan meninggalkan nya. "Bagaimana ini Ratu? sepertinya dia belum menerima anda" ucap pelayan yang di sebelah orang tersebut. Tetapi orang itu hanya tersenyum dan berkata. "Tidak apa apa aku paham, bagaimana jika nanti saja kita menemui tuan Putri langsung dan memberikannya secara langsung ia pasti suka" jawab orang tersebut. "Hm iya baiklah" jawab pelayan nya. ~~ Di sisi Luna "Ah bosan sekali, gimana kalau aku menyelinap keluar jalan jalan?" ucap Luna yang mencoba keluar diam diam. "Hm oke mari kita coba" Luna langsung menuju pintu dan ia mencoba perlahan membuka pintu tersebut. Setelah dia liat aman, Ia mengambil beberapa Jeruk dulu sebelum ia keluar, dia berencana makan jeruk sambil berjalan jalan. Lalu dia memakai penutup kepala nya maksud nya agar tidak ada orang yang menyadari itu adalah dia. Setelah itu siqa kembali membuka pintu namun... Brakk.. "Awww.. sakitt tau!" kesal Luna. "Mencoba kabur?" tanya orang yang ditabrak Luna. Luna membuka sedikit penutup kepala nya agar dia bisa melihat siapa orang yang di tabrak nya dan. "XU MO YANG!!" Teriak Luna.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD