Kemerdekaan Sabrina di sekolah dimulai hari ini. Sejak ia bangun subuh tadi, wajahnya telah berseri-seri membayangkan betapa menyenangkannya hari yang akan ia lalui. Telah terbayang di otak gadis itu mengenai skenario pembalasan dendamnya terhadap Derry, Gara, juga semua siswa kelas XII yang bermasalah dengannya. Sekali lagi Sabrina tersenyum kejam, walau semua rencana itu baru ada dalam angan-angan. "Kenapa sih lo senyam-senyum mulu dari tadi?" Lamunan Sabrina mendadak buyar akibat omelan Vega barusan. "Seneng banget ya, ngeliatin gue sengsara?" tanya Vega lagi. Saat itu Vega memang tengah bercerita mengenai sepatu seharga enam ratus ribu yang baru dibelinya, yang kemarin sore malah dirampas paksa oleh Nada dan teman-temannya. Sabrina akhirnya merespon. "Bukannya gitu, Ga... gue cuma

