17 [Crazy Seniority]

943 Words

Cukup sudah! Pikir Sabrina. Dua kali ditampar, dan dia kira Sabrina bakal diam saja? Dipermalukan di depan teman-teman, dan dikira Sabrina nggak bisa melawan? Sabrina bangkit berdiri dari posisinya. Namun sebelum cewek itu sempat memberikan perlawanan, juga sebelum tamparan Vivi sempat mendarat untuk ketiga kalinya di pipi kiri Sabrina, Rama muncul dari balik kerumunan. Cowok itu langsung mencekal tangan Vivi hingga menggagalkan rencananya untuk kembali menyakiti Sabrina. Ada lega dan juga kecewa dalam diri Sabrina dengan kehadiran Rama yang sejak tadi ditunggunya itu. Namun dengan munculnya Rama, Sabrina segera menyembunyikan emosinya dan mulai bertingkah seakan dirinya merupakan pihak paling menderita di antara mereka semua. "Lepasin tangan gue!" pinta Vivi tegas sambil ditatapnya Ra

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD