Bab 26

1532 Words

"Hiks, hiks. Ibuuuuukkkk...." "Deeeekk, ojo nangis to. (Dek, jangan nangis to.)" "Hiks, Dinar pengen melu Ibuk, Mas. (Hiks, Dinar ingin ikut Ibu, Mas.)" Damar menggeleng sebal karena adiknya yang tidak mau diam. Ayah dan Ibunya baru saja pergi saat mendadak dikabari oleh paman bahwa kakek dari pihak ayahnya sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tempat tinggal mereka beda kecamatan jadi Damar dan Dinar tidak diajak karena besok mereka harus sekolah. Waktu telah sore, sudah dipastikan orangtua mereka nanti tidak akan pulang. "Hiks, hiks, huaaaaaaa...." "Ono opo to? Adine kok ladaki yo. (Ada apa to? Adiknya kamu jahili ya.)" tanya Tiara yang baru masuk ke rumah utama. Dia tadi baru selesai mandi. Dia sudah tahu jika orangtua bocah kembar itu pergi karena Mbak Ika yang sempat berpamit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD