Bab 28

2407 Words

Pukul 19.35 WIB Tiara keluar dari kamarnya, langkahnya santai menuju dapur. Tenggorokannya terasa kering setelah mengaji dari seusai maghrib hingga adzan isya. Sampai di tempat masak itu, matanya tak sengaja melihat gelas-gelas di atas meja makan. Ada satu gelas yang masih berisi teh. Hanya tinggal setengah dan Ia yakin itu adalah bekas minum Andri. Tanpa pikir panjang lagi, gadis itu langsung meminumnya. Sudah biasa baginya berbagi minuman dengan sang kakak. "Hek, wedang telas tamu kui. (Hek, minuman bekas tamu itu.)" Tiba-tiba teriakan Andri menghentikan Tiara yang akan meneguk air teh itu. Buru-buru gadis itu berlari ke teras dapur dan melepehkan teh yang sudah berada di dalam mulutnya. "Ra omong kat mau. (Nggak bilang dari tadi.)" omel Tiara lalu merebut air putih yang baru dituang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD