Chapter 10 : Ternyata

1939 Words

Sudah beberapa hari berlalu dengan damai. Lunar akhirnya mulai masuk kembali ke kantornya. Lunar belum menemukan siapa orang yang sering berdiri di seberang jalan rumahnya itu, dia juga tidak berani bercerita terhadap siapapun. Bahkan Fiya sekalipun. Bagi Lunar selagi dia belum bertindak atau menyelakai Lunar itu masih aman. Pagi ini Lunar pergi ke kantor dengan membawa mobilnya. Membawa mobil lebih aman daripada naik motor saat ini bagi Lunar. Ketika sampai di depan gerbang Lunar sudah di sambut hangat oleh para satpam yang bertugas hari itu. "Selamat pagi neng Lunar, Masya Allah udah lama banget kayanya ga lihat neng Lunar." Sapa salah satu satpam yang agak berisi tersebut. Lunar membalasnya dengan senyum singkat. "Iya ya pak, perasaan saya cuma cuti dua minggu aja." katanya kemudian

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD