Karena Kita Sama?

1810 Words

"Vano, dari mana saja kau?" Bunga terlihat bahagia saat ia bertemu dengan Vano. "Bagaimana kau bisa menemukan rumah Bu Wati?" "Bukan hal yang sulit untuk mencarinya. Kau yang bilang jika rumahmu ada di belakang gedung di kompleks perumahan pemulung kan?" Winda masuk dan memarkirkan sepedanya. Wajahnya tampak murung. Ia tidak mau menyapa Bunga, meski gadis berambut pendek sebahu itu melambaikan tangannya dan berusaha untuk mengenal Winda. Winda mengabaikannya. Gadis itu masuk ke kamar dan menutup pintunya dengan rapat. Bu Wati dan Pak Tio tidak pernah mendapati putrinya bersikap seperti itu. Mereka mengira Winda telah bertengkar dengan Vano. "Apa kau bertengkar dengan Winda?" tanya Pak Tio pada Vano yang baru saja masuk dan duduk di sebelah Bunga. "Tidak, Pak. Mungkin Winda lelah kar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD