Ke-26

1170 Words

Uhuukk. Batuk menjadi respon awal ku mendengar apa yang dikatakan Mas Bumi barusan. Orang yang dia sayang? Jadi, bener dong dugaanku? dan apa yang dikatakan Rara juga Saga. Sementara ini aku tengah menyaksikan Maas Bumi yang mengambilkan aku minum. Lalu kembali berjalan kembali memberikan minum. Segera ku teguk, kebetulan tenggorokanku juga kering. "Kenapa batuk sih?" "Maaf Mas, orang yang Mas sayang itu maksudnya gimana ya?" Mas Bumi tersenyum, "Seperti apa yang kamu pikirkan." "Maaf Mas, aku udah punya seseorang yang aku sayang banget." Mas Bumi hela napas lalu kembali menatapku. "Pacar?" Aku memilih diam tak menjawab dan hanya meneguk lagi air mineral yang tadi diberikan Mas Bumi. "Aku terbiasa menunggu dan membuktikan." Ia melanjutkan. "Aku sayang banget sama dia dan rasany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD