Sekitar sepuluh menit kemudian terdengar suara mobil yang datang. “Ma ... Om Arie datang, tuh ...!” Suara teriakan Tania memanggil mamanya menyadarkan Hendra dari rasa penyesalannya. Dilihatnya seorang laki-laki gagah yang bersama Tiara kemarin di acara reuni, turun dari mobil mewahnya bersama anak kecil laki-laki. “Oh, Tiara sedang menunggu laki-laki ini ternyata, apakah mereka punya hubungan spesial?” pikir Hendra dengan hati yang tiba-tiba terbakar cemburu seperti kemarin. Tiara langsung keluar dari kamarnya, menyambut teman prianya itu dengan wajah cantik berseri-seri. Arie dan putranya sudah berdiri di depan pintu masuk ketika tiba-tiba Hendra berdiri dari duduknya. “Ada tamu rupanya. Papa permisi dulu aja ya, Nia! Terima kasih sudah mau menemui papa,” ucap Hendra kepada putrinya

