Suasana disekitar istana nampak riuh dan sibuk. Semua orang tentu saja sedang mempersiapkan acara penobatan untuk Kaisar wanita pertama yang sekaligus akan menjadi Kaisar selanjutnya bagi Eprhaim. Setelah keputusan Feliks yang lengser dari tahta dan pria itu mempercayakan kepada Grizelle soal kepemimpinan di Ephraim maka diterimalah maksud baik tersebut. Bagi Grizelle sudah merupakan sebuah kewajiban untuk memenuhi permintaan Kaisar. Meski dengan kenaikan tahta ini dia mendapatkan gunjingan dari sana sini, dia sama sekali tidak peduli. Untuknya cukup meyakinkan orang-orang dan menarik mereka semua menjadi sekutu agar dapat melenyapkan kepemimpinan negeri Abaskus. “Apa semua sudah siap?” tanya Kaisar Feliks kepada kasim kepercayaannya. “Kami bisa memastikan semua persiapannya akan rampu

