Acara pernikahan pun akhirnya telah selesai, ramai orang yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Tinggal beberapa sanak-saudara yang memang rumahnya jauh dan diminta menginap sajalah yang masih berada di sini. Rasa lelah dan letih dirasakan oleh pasangan baru tersebut, selesai acara saat sore hari mereka langsung memasuki kamar Faisya. Sebenarnya Faisya merasa begitu malu kala Akbar memasuki kamarnya, karena ini pertama kalinya ada orang yang masuk ke dalam ruangan pribadinya. Seharusnya ia tidak perlu merasa malu lagi karena Akbar adalah suaminya dan tentunya harus memasuki kamarnya, tetapi tetap saja rasa malu itu masih ada. Hubungan mereka kali ini jauh lebih kompleks ketimbang dulu, jadi tidak mungkin bisa ia bersikap biasa-biasa saja seperti dulu. Sebenarnya, Faisya tak berani sek

