42

1048 Words

Aku sudah harus melipat perasaanku dari lembaran yang besar menjadi lipatan paling kecil, kemudian mengemasi dan menutup hatiku lalu menggenggamnya dan membawanya pergi. Luka-luka yang ikut bersama rasa yang telah kukemas, niscaya akan mewarnai kehidupan dan jadi pelajaranku di masa depan... Mungkin sebagian jadi trauma dan keraguan ketika aku akan jatuh cinta... Tapi ini jalan terakhir. Cukup sudah dihina, disakiti dan dikhianati. Telah kucoba untuk memahami sifat suamiku. Mencoba mengerti bahwa ia dalam keadaan bingung, terkejut dengan kemarahanku dan belum menata kata-katanya untuk menjelaskannya padaku. Aku mencoba memahami bahwa dia sedang dalam posisi mencoba untuk menyetarakan antara aku dan istri barunya, meski belum maksimal dan masih ada kekurangan di sana-sini. Aku mencoba un

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD