Baru saja Luna masuk ke dalam taksi, rintik hujan membasahi jalanan. Awalnya hanya hujan gerimis, namun lama kelamaan hujan menjadi deras membasahi jalanan. Luna membuang napas, “Kenapa harus hujan, sih.” Keluhnya. Sopir taksi menyaut, “Sepertinya sudah memasuki musim hujan, Neng.” Ujarnya. “Sepertinya iya, Pak.” Luna membuang napas, ia memperhatikan jalanan yang basah karena disiram hujan. Sengaja, Luna membuka kaca mobil. Matanya menatap hujan deras itu. Beberapa tetesnya merembes masuk ke dalam mobil. Luna tersenyum, wangi petrikor membuat Luna bahagia entah kenapa. Perasaannya yang gundah berubah menjadi lebih tenang. Untung saja Pak Sopir di kursi kemudi tidak protes karena kaca mobil dibuka saat hujan. Jika Gama, Luna akan diomeli. Sudah jelas. Petrikor itu menyenangkan, me

