"Kan aku udah pernah bolang dulu, ma. Ampe bosen dan sakit hati sendiri karena malah didiemin. Dibenci. Yang penting aku udah pernah nasehatin dulu. Tugasku sebagai kakak ya hanya bisa sebatas itu. Kakau gak didengar ya bukan lagi salahku. Aku kan sudah ngingetin sejak awal." Ya mamanya tahu. Mamanya juga dulu keberatan saat anak perempuan keduanya melangkahi kakak perempuan pertamanya untuk menikah. Anak kedua perempuannya belum dewasa sama sekali. Keluarga mereka sangat sederhana dulu sebelum akhirnya anak pertamanya bisa sukses membangun perusahaan sendiri. Saat itu, anak pertama dan keduanya masih bekerja. Yaa yang anak pertama bekerja di perkantoran dengan banyak sambilan. Anak keduanya adalah pegawai negeri sipil yang sangat diagung-agungkan orang-orang di kampung halamannnya. Diba

