Rasa pusing dan sakit di kepalanya, membuat Naya kini dalam keadaan setengah sadar. Dia membuka matanya perlahan dan berusaha menggerakkan tubuhnya. Namun entah bagaimana bisa, tangan dan kakinya sulit digerakkan seperti terikat sesuatu. Sampai dia harus menyadari kalau memang dirinya kini sedang dalam kondisi tubuh terikat. Lantai yang dingin menjadi tempat di mana tubuhnya terbaring. Naya merasakan pandangannya sedikit buram. Butuh waktu sedikit lebih lama agar dirinya bisa melihat dengan jelas. Kamarnya? Bukan. Naya melihat ini seperti gudang? Bibirnya meringis, Naya menatap sekitar dengan pandangan bingung. Dia ingat kalau tadinya dirinya sedang ada di ruangan seperti perpustakaan milik George. Lantas, bagaimana dirinya bisa tiba-tiba ada di sini? Pandangan Naya beralih ke sudut lain

