Di antara Dua Pria

1410 Words

Ruang kantor itu terasa hening. Naya berada di mejanya bersama Rey yang duduk tak jauh darinya. Tak ada percakapan keduanya atau saling tegur seperti biasa. Sesuatu yang mengherankan itu dapat Naya rasakan saat Rey lebih pendiam dari biasanya. Matanya bahkan sesekali melirik laki-laki itu yang memilih fokus tanpa mengganggunya. Rey mendadak lebih banyak diam setelah kemarin pulang larut malam. Naya sendiri tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya. Rey marah padanya atau karena ada hal lain. "Naya." Naya tersentak saat suara itu terasa dekat dengannya. Kepalanya terangkat hingga bersibobok dengan manik mata cokelat milik Rey yang entah sejak kapan sudah ada di tepat di depannya. "Ya, Re–maksudku, Pak." "Jangan melamun saat bekerja. Kau harus fokus." Naya kembali dibuat tersentak dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD