Chapter 8 Mas Abi (2)

1885 Words

Ishana diam sambil berjalan disampingku. Kulihat wajahnya masih merona merah. Rasakan siapa suruh diatur susah banget. Disuruh jangan panggil bapak bapak malah mulutnya terus memanggilku ‘pak pak bapak’. Dan lebih kesalnya dia memanggil penjual sosis yang jelas terlihat lebih tua dariku dan pantas dipanggil bapak malah dipanggil mas olehnya. Aku sudah tidak tahan ingin memberi pelajaran pada Ishana. Akhirnya terjadilah ciuman itu, kuakui emosi membuatku diluar kendali dan aku menciumnya dengan paksa. Entah mengapa aku merasa tidak suka kalau Ishana tidak menurut pada ucapanku. Sekarang dia diam dan kadang saat kulirik dia memegangi bibirnya. Jangan-jangan dia masih membayangkan ciuman tadi. Hahaha dia kan masih baru-baru ini merasakan apa itu namanya ciuman. “Ngapain kamu pegang-pegang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD