Ch.44

1414 Words

"Lagi ngapain lu di sini?" tanya seseorang yang barusan memanggilku, yang ternyata adalah Kristo. Orang yang saat ini paling tidak mau aku temui. "Eh, ternyata elu Kris. Gue ... lagi lihat-lihat aja, nih," jawabku. Kristo semakin melangkah mendekat hingga sampai tepat di hadapanku. "Waktu tawuran kemarin lu kemana? Kenapa lu cabut?" tanya dia dengan tatapan menyelidik. "Bukannya gue udah bilang sama lu kalo gue mau nolongin cewek," jawabku membalas tatapannya. Dia mengernyitkan kening. "Cewek siapa?" "Kemarin, tuh, gue bilang sama lu ada cewek yang kejebak di—" "Ah! Lu mah alasan aja." Kristo langsung memotong ucapanku. Dia sepertinya tidak percaya. "Terus kenapa lu gak balik lagi?" lanjutnya bertanya lagi. Aku diam sejenak. Berpikir alasan apa yang harus aku katakan. "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD