"Jangan saya yang ajak," ucapku membuat Ibunya Wali Kelas mengernyitkan kening. "Ibu bilang aja kalau saya datang." "Yaudah, kamu tunggu dulu sebentar. Ibu mau coba panggil Mita buat keluar." Wanita paruh baya itu kemudian melangkah masuk ke dalam rumah. Sembari menunggu, aku memainkan ponselku. Beberapa saat kemudian, seorang gadis dengan setelan baju tidur keluar dengan mata yang terlihat sembab. Dia menatapku dengan sayu. "Jalan-jalan, yuk?" ajakku tanpa basa-basi. "Jalan-jalan? Kamu ngajak saya jalan-jalan?" Dia menjawab dengan nada tidak percaya. "Bisa nggak, sih, ngomongnya gak usah formal-formal banget." Aku mengelurkan unek-unekku. "Ini 'kan bukan sekolah. Status kita juga bukan lagi guru sama murid, kali. Santai aja ngomongnya." "Yaudah, iya-iya. Mau jalan-jalan kem

