Saat itu tanpa Juna sadari di tengah kemeriahan pesta ulang tahun pernikahannya, ada sepasang mata yang memperhatikannya sedari tadi dari tengah ruangan tersebut, orang itu perlahan-lahan berjalan menghampiri laki-laki itu tanpa ragu. "Hai! Anda pasti yang namanya Tuan Juna, ‘kan? Tuan Nagarjuna Evandaru! Benar begitu?" Juna tidak menjawab pertanyaan pria tersebut yang tiba-tiba saja berada di dekatnya, karena dia merasa harus waspada sama semua yang ada di depannya. Ditatapnya laki-laki itu dengan seksama dari atas ke bawah, wajahnya masih cukup asing buat Juna, tapi kalau dilihat dari usianya, sepertinya laki-laki yang berada di depannya ini masih cukup muda, tapi rasa percaya dirinya begitu tinggi. "Kenalkan namaku Bonny, aku temannya Felicia! Istri Anda!" Sebelah alis Juna melengku

