BAB 21 - to be honest

2208 Words

Saat Juna sudah sampai di pintu kamar hotel 505, tiba-tiba dari arah belakang, pundaknya di tepuk oleh seseorang. Laki-laki itu kaget setengah mati hingga bahunya tersentak ke atas, orang yang dibelakangnya pun tertawa tergelak hingga terpingkal-pingkal. "Barra! Bikin kaget aja!" Barra, adik Juna tertawa senang sambil memegangi perut hingga bergerak naik turun begitu melihat sang kakak panik dan wajahnya pun memerah seperti kepiting rebus. "Sorry ... sorry, Mas! Hei, lihat! Wajah kamu tambah ganteng saja kakakku sayang! Baru kamu cukur jenggotmu ini?” ujarnya sambil memegang rahang sang kakak, “nah, gini dong! Penampilan kamu itu seharusnya seperti ini tadi waktu pesta, ‘kan jadi tambah ganteng!" puji sang adik tulus sambil memperhatikan wajah kakaknya yang berubah. Terlihat lebih bersih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD